aku pernah terdiam, tiada berharap pernah mencintaimu. aku bahkan menahan siksaan malu dan cemburu. aku pernah setulus hati dengan lembutnya mencintaimu, ku harap Yang Kuasa menganugrahi kekokohan laksana besi. -pushkin, aku prnah mencintaimu-
di hutan yang sepi dan gelap, pernahkah kau bertemu seseorang yang pernah mennyanyikan cinta dan patah hatinya??? pernahkah kau melihat senyumnya, bekas air matanya, juga sinar matanya yang penuh dengan kesusahan hati ?
-pushkin, sang penyanyi-
hati ini terikat mimpi sedih dan pedihmu, orang yang dipilih sesuai kehendak hatimu sangat berbahagia. pandangan matanya terpaku padamu, dihadapannya kamu tidak menyadari bahwa hatimu bimbang demi cinta.
-pushkin, terjerat impian sentimentalmu-
cinta yang terpecah tiada henti, karena tidak sabar menahan langkah kaki sehingga menjadi hancur. lupakanlah dia, air matamu hanya akan membasahi sayapmu, hanya jika kau mau berbesar hati, sebenarnya kapanpu kau terbang, hati ini sudah lama terluka
-pushkin, di penghujung cinta-



0 komentar:
Posting Komentar